PELALAWAN, PANGKALAN KERINCI - Anggota DPRD kabupaten Pelalawan H. Indra Mansyur dibikin kecewa oleh dua buah proyek fisik tahun anggaran 2016 lalu di Daerah Pemilihannya (Dapil) tak tuntas. Ia meminta pemerintah daerah agar melanjutkan kembali bangunan terbengkalai ini.

http://www.riaucitizen.com/search/label/Berita%20Pelalawan
Yang paling membuat politisi dari partai Golkar tersebut kecewa berat adalah, pembangunan dua bangunan fisik ini berada di tempat kelahirannya, tepatnya di desa Delik kecamatan Pelalawan.

"Pastilah saya kecewa, melihat terbengkalainya dua proyek fisik di desa Delik ini. Masyarakat tentu bertanya-tanya terhadap persoal ini," terang Indra Mansyur kepada Wartawan, Selasa (21/2/17).

Kedua proyek terbengkalai ini, kata Indra diantaranya, pembangunan gedung sekolah dasar (SD). Menurutnya, pembangunan gedung baru ini tidak sampai 85 persen.

Bangunan selanjutnya, kata Indra lebih miris lagi yakni pembangunan gedung serba guna dibawah bendera Badan Pemberdayaan Masyakat Pemerintahan Desa (BP-MPD) kabupaten Pelalawan. "Pembangunan gedung serbaguna ini jika ditaksir tak sampai dari 40 persen," tegasnya.

Sebagai tindak lanjut sebagai wakil rakyat, Indra sudah menanya secara langsung kepada pihak terkait. Misalnya, untuk gedung serba guna yang terbengkalai sudah ditanyakan kepada BPMPD, namun hasilnya tidak mengembirakan.

Sesuai informasi orang dinas kata Indra, gedung serbaguna ini tidak bisa dianggarkan melalui APBD murni, akan tetapi menunggu APBD Perubahan.(dow)

Next
This is the most recent post.
Previous
This is the last post.

Post a Comment

Powered by Blogger.